5 Desember 2016 - 13:37
170 Santri Ahlu Sunnah Iran Berziarah ke Makam Imam Ridha As

"Imam Ridha As adalah tokoh Islam yang bukan hanya milik umat Syiah namun juga milik umat Ahlu Sunnah."

Menurut Kantor Berita ABNA, menjelang masuknya pekan Persatuan Umat Islam yang setiap tahun diperingati pada 12-17 Rabiul Awal, sejumlah santri baru dari berbagai hauzah ilmiah Ahlu Sunnah di Khurasan, menziarahi makam Imam Ridha As di kota Masyhad. 

Selain berziarah langsung ke makam Imam Ridha As, rombongan santri juga mengunjungi beberapa museum yang terdapat di dalam kompleks Haram Imam Ridha As, diantaranya museum Al-Qur'an, museum permadani dan museum yang berisikan benda-benda peninggalan kekhalifahan Islam. Syaikh Sayid Abul Fadhl Kadzimain, ketua Departemen Pendidikan Hauzah Ahlu Sunnah Khurasan selaku ketua rombongan mengatakan, mengunjungi situs peninggalan sejarah Islam merupakan diantara metode pengajaran yang mampu memberi pengaruh besar pada santri. 

"Imam Ridha As adalah tokoh Islam yang bukan hanya milik umat Syiah namun juga milik umat Ahlu Sunnah." Tegasnya.

Menurutnya lagi, penghormatan dan pemuliaan pada tokoh-tokoh dari kalangan Ahlul Bait dapat menjadi pemersatu antara Sunni dan Syiah. "Kesepahaman dan saling pengertian dapat dibangun dari tradisi saling mengunjungi satu sama lain. Berziarah pada makam orang-orang saleh adalah tradisi yang sangat kuat dalam masyarakat Islam, apapun mazhabnya." Tambahnya.

Dalam rombongan Ahlu Sunnah tersebut, selain terdapat 170 santri juga sejumlah ulama dan asatid pesantren-pesantren Ahlu Sunnah yang berasal dari provinsi Khurasan bagian selatan dan utara.